Sambutan Kepala BBRSBG "Kartini" Temanggung

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatauh

 

Tahun 2013 program-program rehabilitasi serta pendukungnya di BBRSBG kartini Temanggung telah terlaksana  dan pencapaian target yang optimal sesuai yang ditetapkan. Akhir kegiatan rehabilitasi tahun anggaran 2013 ditutup dengan kegiatan penyaluran Penerima Manfaat purna rehabilitasi sejumlah 50 PM dan pembenahan dalam rangka perbaikan kinerja yang mengarah pelaksanaan reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Tentunya pelaksanaan program tersebut masih terdapat kekurangsempurnaan yang memerlukan perhatian guna peningkatan .

Memasuki tahun anggaran 2014 dengan semangat reformasi birokrasi program-program yang telah menjadi rencana kerja BBRSBG Kartini secara besaran mengarah pada terwujudnya visi dan misi  Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita “Kartini” Temanggung guna mencapai target kinerja penyelenggaraan rehabilitasi sosial orang dengan kecacatan grahita. Mengawali kegiatan tahun anggaran 2014 adalah koordinasi, sinkronisasi  dan komunikasi antar program, antar struktural dan fungsional serta antar lembaga untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pelayanan, produktivitas aparatur dan kesejahteraan pegawai negeri.

Target penerimaan calon penerima manfaat (PM) dengan dokumen-dokumen pendukungnya adalah 50 orang. PM yang mendapat rehabilitasi sosial program reguler sesuai Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) pelayanan sejumlah 225 orang. Layanan jangkauan (outreach) melalui  program day care service 25 orang, program RSBK yang merupakan program primadona merehabilitasi 180 penyandang Disabilitas intelektual. Sedangkan program UPSK ditargetkan akan melayani sejumlah 150 orang dan melalui program kedaruratan 20 penyandang disabilitas intelektual dimasyarakat yang belum tersentuh.
Pelayanan publik yang berkualitas akan terwujud apabila didukung aparatur profesional, berdedikasi, bertanggung jawab, memiliki nilai moral tinggi, birokrasi dan prosedur yang efektif, efisien dan ekonomis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Perlu adanya pembenahan sistem kelembagaan, budaya lembaga, ketatalaksanaan, dan sumber daya manusia di BBRSBG Kartini Temanggung menjadi agenda penting untuk mewujudkan pelayanan  prima. Peningkatan SDM dengan bimtek/diklat, peningkatan aksesibiitas fisik dan non fisik dengan kemudahan dan keterbukaan informasi dan sosialisasi melalui media dan kegiatan kampanye sosial yang mudah di akses masyarakat. Program pendukung lainnya yang penting dilaksanakan adalah optimalisasi advokasi  sosial, kajian dan pengembangan program pelayanan. Dan tidak kalah pentingnya adalah penjalinan kerjasama dan kemitraan dengan institusi pemerintah, swasta dan organisasi masyarakat. Peluang untuk bermitra dan bekerjasama dibuka seluas-luasnya dan mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan dan capaian rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas intelektual.
Keseluruhan program-program rehabilitasi sosial  tersebut didukung sepenuhnya dengan adanya peningkatan tatakelola organisasi yang transparan dan akuntable melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Diharapkan proses penyelenggaraan administrasi dan teknis pelayanan dapat berjalan secara sistematik dan sistemis, sehingga excellence services akan terwujud.
Saya pribadi mengajak kepada seluruh pegawai yang tergabung dalam keluarga besar BBRSBG Kartini Temanggung, untuk bersama menyatukan visi, saling bantu dalam melayani dan merehabilitasi bagi penyandang disabilitas intelektual dengan niat ibadah. Dan tetap bersandar pada Keagungan ALLAH SWT agar semuanya tetap berada di jalan-NYA dan mengalirkan keberkahan bagi kita semua. Amin.
Akhirulkalam wassalammualaikum Wr.WB
 

Wassalamualaikum wr.wb.

 

Drs. Suhadi, M.Si

 

Berita

  • Potret Kaum Disabilitas Intelektual Jadi Atletik, Seniman, hingga Barista
    Sunday, 16 December 2018

    (Press Release dalam rangka peringatan HDI tahun 2018 di BBRSPDI "Kartini" di Temanggung)

    TEMANGGUNG—Kaum disabilitas intelektual merupakan kaum yang paling termarginalkan dalam kehidupan sosial secara umum. Banyak yang menempatkan penyandang kelemahan kecerdasan ini sebagai  beban keluarga, sangat terpinggirkan hingga mendapat kutukan. Namun faktanya, jika diberikan kesempatan dan bimbingan…

  • PEMBERANGKATAN PBK PM BBRSBG 2018
    Friday, 16 March 2018

    Laporan oleh Edhi Prabawa

    Setiap penerima manfaat (PM – siswa) di Balai Besar Rehabilitasi Sosial…

Selengkapnya..

Galeri Foto

Artikel

SOSIALISASI KETENTUAN DASAR DAN KONTRAK PELAYANAN
| Monday, 05 May 2014

nurul menulis "

Selengkapnya..