Berita

  • GELAR KARYA 1000 ANAK DISABILITAS MEMBATIK
    Monday, 09 October 2017

     Oleh Fitri Retnaningsih

    Dalam rangka meperingati  hari  batik  Nasional , Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita {BBRSBG}  Kartini Temanggung  ,  mengirimkan 5 orang penyandang disabiltas intelektual  dan 12 orang penerima manfaat  Sheltered Workshop  Sinar Kasih Rembes , Bringin  Kabupaten semarang     mengikuti  kegiatan  membatik  bersama   1000 { seribu }   disabilitas  yang diadakan oleh  Avantie  Foundasion dan Bina Bunda Sahabat  Disabilitas   di  Polder  Jl. Erak Kota Lama Semarang .

     

    Kegiatan yang berlangsung pada    Hari  Rabu  tanggal  4 Oktober 2017  diikuti oleh Penyandang Disabilitas  Jateng dan sekitarnya. 
    Acara dibuka oleh  Ibu Anne Avantie  selaku Fonder  dari Avantie  Foundation . Dalam sambutannya ibu Anne menyampaikan  bahwa acara  ini bukan untuk mencari popularitas ,  tapi untuk mengajak  para penyandang disabilitas agar  mandiri , bisa berdiri sendiri tanpa bantuan  tanpa bergantung  dengan orang lain. 
    Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Drs. Tommy Yarmawan Said  menyambut dengan baik acara ini , penyandang disabilitas   diakui keberadaannya   dan hak haknya .

    Batik samparan (menggunakan kaki) oleh penyandang disabilitas tubuh (tanpa tangan)

     

    Setekah acara pembukaan dilanjutkan dengan peragaan membatik  oleh penyandang disabilitas fisik Trimah dengan  nama  Batik  “ Samparan “  karena  dibatik dengan kaki .

     

    Penyandang disabilitas intelektual ikut meramaikan gelar acara ini

    Usai pembukaan  ibu Anne   mengunjungi stan  - stan  penyandang disabilitas  yang sedang  beraktifitas  membatik  ciprat.   BBRSBG  Kartini  Temanggung pun  mendapat kunjungan  istimewa dari ibu anne avantie.  Ibu Anne Avanti cukup  bercengkerama dengan Temon  dan Marwah. Beliau sangat terkesima  dengan kemampuan  anak anak penyandang disabilitas intelektual  . Berkali kali beliau berpelukan  dan bercengkerama dengan  Temon dan   Marwah  serta mengajak temon untuk bersekolah di yayasan Bunda Anne Avantie.

    Acara ini masuk rekor muri dalam hal jumlah peserta disabilitas terbanyak, yaitu 1000 orang.


Berita Lainnya